Terkenal dengan nama Air Terjun Jumog. Memang orang banyak yang tidak menyangka bahwa Desa Berjo di Kecamatan Ngargoyoso itu memiliki pesona wisata yang eksotik dan juga beragam.
Pengunjung dari luar kota, biasanya mengenali Karanganyar dari Candi Sukuh atau Tawangmangu secara keseluruhan. Dari semua potensi yang terdapat di Berjo, baru Candi Sukuh dan Air Terjun Jumog yang bisa dinikmati secara nyaman oleh para wisatawan.
Khusus untuk air terjun Jumog, Pemerintah Desa Berjo memang memberikan perhatian khusus. Obyek itu sudah menjadi kebanggaan warga Berjo karena dikelola secara mandiri oleh masyarakat setempat.
Berbeda dengan Grojogan Sewu di Kecamatan Tawangmangu yang telah lebih dulu dikembangkan, air terjun Jumog tampak lebih sederhana. Air terjunnya pun tidak terlalu tinggi, namun tetap memancarkan keindahan khas wisata alam.
Dan kabarnya di setiap pukul 10.00, di sekitar air terjun yang dibuka sejak tahun 2004 ini muncul pelangi. Tidak sulit mencapai air terjun Jumog. Rute yang dapat diambil jika dari Surakarta, meluncur ke arah Tawangmangu.
Di pertigaan selepas Pasar Karangpandan, ambillah jalur ke kiri, ke arah Ngargoyoso. Jalur ke kanan adalah jalur ke Tawangmangu. Karena dikelola secara swadaya oleh masyarakat, tiket masuknya cukup murah, hanya tiga ribu rupiah saja per orang.
Fasilitas yang ditawarkan di tempat wisata ini cukup lengkap. Di samping kita bisa menikmati indahnya air terjun yang dikelilingi bukit dengan pepohonan hijau yang asri. Disediakan pula arena mainan dan kolam renang anak-anak.
Selain itu juga terdapat musala, kamar mandi, dan tempat untuk mengisi perut. Terdapat penjual sate ayam dan sate kelinci khas daerah ini. Debit air di air terjun ini tidak begitu deras.
Pengunjung bisa puas bermain air di tempat ini. Tentu saja, airnya dingin khas pegunungan. Jangan lupa juga untuk membawa bekal makanan serta minuman untuk mengembalikan stamina yang banyak terbuang untuk bermain air dan berfoto-foto untuk mengabadikan momen bersama keluarga maupun orang terdekat anda.
Berbagai fasilitas yang di tawarkan dengan harga yang terjangkau :
Tiket masuk : Rp 3.000
Parkir Motor : Rp 2.000
Parkir Mobil : Rp 3.000
Homestay : Rp 50.000 – Rp 200.000
Bagi Anda yang belum berkunjung, silakan nikmati wisata alam yang disajikan. Selamat Berkunjung di obyek wisata Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar.
Selain banyak peninggalan masa lampau yang sapat di lihat, pengunjung juga dapat menikmati suasana lingkungan pabrik gula sambil neik kereta Lorri atau melihat proses pembuatan gula.
Banyak pilihan yang si suguhkan kepada para pengunjung, yaitu di antaranya : tempat rileks untuk relaksasi, kolam renang, outbond, flying fox,panggung hiburan danjuga dapat mampir di rumah makan di Resto Sondokoro sambil beristirahat.
Puri Taman Saraswati di komplek Candi Cetho terletak di Dusun Cetho,Desa Gumeng Kecamatan Jenawi merupakan obyek baru yang baru di resmikan Bupati Karanganyar dan Bupati Gianyar Bali sebagai suatu bentuk kerja sama antar dearah. tempat ini berfungsi sebagai tenpat pemujaan keagamaan bagi umat hindhu dan sekaligus sabagai obyek wisata.
Saraswati merupakan salah satu hari raya untuk memuja Sang Hyang Widhi dalam kekuatannya dalam menciptakan ilmu pengetahuan dan ilmu kesucian yang di rayakan dalam waktu 6 bulan sekali. kekuatan sang widhi dalam maniinfestasikannya dilambangkan dengansang dewi yang membawa alat musik. Genitri,pusataka suci,tertatai yang serta duduk di atas angsa.
Bumi Tentram Karanganyar ::
Lahan seluas 1 hektare di Kecamatan Ngargoyoso rencananya bakal digunakan sebagai lahan percontohan tanaman Apel hasil kerjasama dengan Dinas Pertanian Kota Batu, Provinsi Jawa Timur, akhir bulan Januari ini. Hal ini merupakan tindak lanjut kerja sama pengembangan bidang pertanian antara pemerintah Kabupaten Karanganyar dengan pemerintah Kota Batu pada bulan Desember 2009 lalu.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut).
Setelah beberapa waktu lalu sukses membudidayakan buah Melon yang sukses memenuhi standar ekspor internasional, Pemerintah Kabupaten Karanganyar sedang mengupayakan pembudidayaan buah apel sebagai komoditas baru pertanian unggulan dengan menggandeng kerja sama Dinas Pertanian Pemerintah Kota Batu dan Universitas Brawijaya, Malang.
Penelitian awal terkait penyiapan lahan untuk tanaman apel ini.
wahhhh.. bakal jadi kota apel ke 2 ni. siap siap jadi petani apel ahh...
heheeeeeehhheee
Semoga Kerja Sama berjalan dengan sukses dan lancar. amin
pastinya pemandangan yang akan terasa dan terlihat di kawasan perkebunan teh di kawasan ngargoyoso karanganyar. sungguh mengesankan bahwasanya perkebunan yang terhampar di kawasan kemuning (ngargoyoso) hingga dataran tinggi jenawi yang sekirannya sangat luas sekali. perkebunan ini di bawah induk PT Rumpun Asri Kemuning yang mengelola daun teh pilihan yang yang termasuk teh hitam yang sangat nikmat dan harum jika di seduh. secara tidak langsung membawa penduduk sekitar terjun dalam pengelolaan produksi maupun praproduksi,dengan kawasan perkebunan yang sangan luas otomatis membutuhkan karyawan yang tidak sedikit pula. demikian menjadikan kesejahteraan bagi bagi masyarakat sekitar.
Perusahaan PT Rumpun Asri Kemuning sendiri terletak di Desa Kemuning, Ngargoyoso. terletak di sebelah timur Pusat Kesehatan Masyarakat ( PUSKESMAS ) Kemuning.
Sampai saat ini, komplek candi digunakan oleh penduduk setempat yang beragama Hindu sebagai tempat pemujaan dan populer sebagai tempat pertapaan bagi kalangan penganut agama asli Jawa/Kejawen.
dan sebagai obyek wisata yang di tawarkan selayaknya harus kita jaga dan rawat arsip bersejarah ini supaya menjadi bukti sejarah bangsa akan kehebatan negeri ini.

Dengan harapan dan tujuan yang sangat mulia demi kemajuan bangsa.
Blog Archive
Categories
- Agrowisata (1)
- Aktivitas (1)
- Budaya dan Religi (1)
- Ekonomi (1)
- Obyek Wisata (4)
- Sektor Pertanian (2)
- Travel dan Industri (1)
About This Blog
Friends